Aku Memang Mencintaimu, tapi CUkup dari Sini


Mencintai… Uraian rasa tak terbaca Terangkum tak menjelaskan alasan kenapa Biarkan saja yang kekal tak berbatas waktu Karena yang ku pahami hanya sedikit kenangan Mencintaimu lewat detak tak bernada Hanya membaca lekuk letak kata-katamu Untaian pena pun tinta tiba-tiba menghias di relung kalbu Jelas-jelas tertera cinta demi namamu Mungkin aku terlalu berharap pada hal itu […]

Memori Impian


  Seberkas cahaya menelusup di bagian bawah hati Rasanya geli, Dan aku teringat sebuah janji putih Di dalamnya terbalut kata-kata indah mempesona Menyelipkan impianku yg dulu kasat mata Ketika segala mimpiku terkubur dalam dinginnya malam Asaku berhamburan tak terelakkan, Hingga kini aku bangkit merajang Biar ku mulai hidupku dalam dekapan raga Meski tak bernyawa aku […]

Untuk Negriku


Tik… Tik… Indonesiaku mulai runtuh Negriku mulai gugur Mendayu mencercah ketidaksanggupan Indonesiaku semakin terpuruk Semakin tenggelam rasa yang kelam Negriku tak tertata dalam tatanan Benarkah ini? Negri yang meruas-ruas hingga merauke Sabangnya masih pucuk penuh rame-rame Hmm, negriku galau.. Namun kata apa yang pantas tertera? TIDAK! BUKAN ini negriku semestinya Ia yang penuh remaja berbasis […]

Kamu


Jangan datang jika kepergian akan menjauhkanmu padaku, sebab Kebencian itu terlahir bukan karena takut kehilangan, tak lebih karena kulelah menghitung detik waktu yang siap menghabisi sederet kebersamaan ini. Kebersamaan yang ternyata tak melahirkan apa-apa kecuali kekosongan. Rasanya aku ingin kembali menyusur jalan-jalan menuju jejak terhangat saat di mana aku dipertemukan oleh cinta. Dan semua telah […]


Ini tidak biasa bagiku! Aku tidak percaya dan baru kali ini kau bilang aku tidak gentel. Seandainya saja kau bisa menelusuri setiap jejak rasa dan asa di dalam hatiku. Bukankah aku begitu mencintaimu, kurengguk melati-melati itu dan memberimu harumnya. Percayalah, aku tidak akan pernah melepasmu, karena aku terlanjur mencintaimu– dan cinta ini kian tumbuh subur […]

Mengingatmu


Menulis adalah sebuah kesempatan hebat dan luarbiasa. Menulis membuat saya mengerti, merenung, dan berpikir akan arti dari memberi dan berbagi inspirasi. Menulis bukan semata-mata berpaut kepada materi, sisi lain yang lebih penting adalah keterbukaan diri dan rendah hati. Menulis mengantarkan kepribadian saya menuju penciptaan yang sebenarnya. Saya tak tahu, sudah berapa banyak kata, kalimat yang […]

Mengingatmu


Dan malam ini semakin sunyi, karena jejak cinta kita sepertinya sudah benar-benar pudar. Saat kau bersamaku, kau pernah bilang, jika aku merindukanmu di kejauhan sana, tengoklah bentuk bulan sabit diperedarannya, sebab bayang-bayangmu seolah bercengkrama dengan hangat saat itu, dan membuatku berada pada kepongahan, tergusar di alam mimpi dan imajinasi. Kau menjanjikan untuk membayar dahaga rinduku–saat […]

Mengingatmu


Sebenarnya aku lelah menunggumu. Karena mungkin saja kau tidak pernah memahamiku di sini, disepanjang hari-hariku, disepanjang nafasku, atau disepanjang warna senja yang pernah kita lukis dengan ceria. Sungguh, kita tak mampu merubah apa-apa, sekali lagi kita hanya diperkenankan menjadi tamu, bukan pemilik kehidupan dan cinta ini. Mungkin kau tak tahu, sudah begitu banyak tulisan-tulisanku tentangmu, […]

Mengingatmu


Tidak ada lagi pengharapan yang kulihat di batas langit merah itu, sekali lagi tidak! Sebab tubuhku masih menikmati sisa lelah. Aku mencoba bersandar di tembok mimpi serapah, namun keresahan itu semakin nyata. Ingatkah kau? Lima tahun silam, saat kelopak bunga tiba-tiba bermekaran di pelataran bumi yang kupijak? Ya, tentu itu karena kau pernah memasuki ruang […]

Mengingatmu


Cinta itu adalah doa dan rindu yang selalu kuucap dalam hati untukmu, walau kadang sulit kumengerti, kapan kita bisa dipertemukan pada satu titik. Cinta itu kamu, kamu yang senantiasa bersemi dalam pikiranku ketika orang-orang mencemooh perasaan, hidup, bahkan segala hal yang kumimpikan tentangmu. Cinta itu adalah kesabaran yang tiada batas, di mana tidak akan ada […]