Untukmu, Nenekku


Relakan yang terjadi takkan kembali Ia sudah miliknya bukan milik kita lagi Tak perlu menangis tak perlu bersedih Tak perlu tak perlu sedu sedanmu Hadapi saja Pasrah pada Ilahi Hanya itu yang kita bisa Ambil hikmatnya ambil indahnya Cobalah menari cobalah bernyanyi Cobalah-cobalah mulai detik ini Hadapi saja Hilang memang hilang wajahnya Terus terbayang Berjumpa […]

Menantimu – Sebuah Cerpen


MENANTIMU   Seanggun pagi meraba cerahnya matahari. Dimana teriknya menghangatkan apa yang didatanginya. Hmm, serasa begitu segar mengingatkan pada sesuatu yang begitu menelusup di relung jiwa. Sebuah RASA.   Aku, Faizma Livia Shifa, cukup panggil Fa. Cewek blok C sekolah di SMA 01 Surabaya di kelas XI IPA 1. Sering berprestasi di bidang jurnalis dalam […]

Rindu Kasih itu


Semua tahu, hidup kadang tak adil Sakit juga melepuh bersamaan waktu menguning Aku sempat bertanya, Apa kasih saying, bukan termaktub dalam emosi? Selalu mengedepankan peran tanpa banyak bicara Hanya kemewahan, tata letak perasaan terkesan belia Aku pernah bermimpi, Tuhan memberiku kasih tulus berlumur cinta Cinta mereka, ayah ibuku… Tidak! Bukan Karena aku kehilangan mereka Aku […]

Jangan Sakiti Aku,


Aku manusia yang punya perasaan, Yang ingin disayangi dan menyayangi, Maukah kau mencoba mengerti, Akan kisah hidupku yang sebenar-benarnya. Apalah arti sebuah kata cinta? Bila hanya melihat yang baiknya saja. Tolonglah aku dan jawablah aku, Sanggupkah kau menerimaku seperti ini? Chorus: Jangan sakiti hatiku lagi, Jangan sakiti diriku lagi, Membuat aku smakin tersiksa, Di hidupku […]

Kamu


Jangan datang jika kepergian akan menjauhkanmu padaku, sebab Kebencian itu terlahir bukan karena takut kehilangan, tak lebih karena kulelah menghitung detik waktu yang siap menghabisi sederet kebersamaan ini. Kebersamaan yang ternyata tak melahirkan apa-apa kecuali kekosongan. Rasanya aku ingin kembali menyusur jalan-jalan menuju jejak terhangat saat di mana aku dipertemukan oleh cinta. Dan semua telah […]

Mengingatmu


“Hari ini, Tuhan memberikanku kesempatan untuk menuliskan semua tentangmu. Meski Kehendak-Nya telah meredamkan segala ambisi, saat kunyatakan untuk menerima kedatangan cinta dan membuka hatiku. Kita tak perlu resah, karena aku yakin, tidak ada yang salah dengan apa yang pernah kita rasakan, sebab setiap peristiwa merupakan bagian dari puing kenangan yang akan terlewatkan.” Namamu begitu indah, […]

Mengingatmu


Tuhan, entah kepada siapa bunga melati putih–lambang kebeningan cinta ini kupersembahkan. Mencintai setiap yang hadir dalam hidupku seakan seperti aku tengah mencoba untuk membirukan senja yang berwarna merah. Aku selalu berusaha, namun tidak bisa mengubah apa-apa. Senja tetap berwarna merah. Aku tidak ingin menjadi Majnun yang mengejar cinta Layla– cinta penuh pengorbanan nun tragis yang […]

Mengingatmu


Jiwaku seperti melayang tak berdaya—ketika harus memutar ulang memori cinta diantara kita—karena aku harus berusaha mengumpulkan keping kenangan yang masih utuh dalam ingatan, yang kemudian kujabarkan dalam barisan tulisan-tulisanku ini. Tak tahu, sudah berapa purnama kulewatkan dengan kehampaan dan airmata kehilangan. Kau pasti mengerti—bahwa purnama itu saksi atas kerinduan kita. Kerinduan yang begitu menggebu-gebu, yang […]

Mengingatmu


Dulu, jika aku merindukan seseorang yang kucintai–biasanya aku membuka jendela kamar lalu melihat rembulan yang berada tepat di atasnya. Aku pun tersenyum dan berucap ; “Seandainya saja malam ini aku berada di sampingmu, niscaya aku akan memelukmu dan tak akan pernah kulepas pelukan itu, hingga datang pagi yang memberikan kita obor penyalaan pada secuil impian […]