Mengingatmu


Dulu, jika aku merindukan seseorang yang kucintai–biasanya aku membuka jendela kamar lalu melihat rembulan yang berada tepat di atasnya. Aku pun tersenyum dan berucap ;

“Seandainya saja malam ini aku berada di sampingmu, niscaya aku akan memelukmu dan tak akan pernah kulepas pelukan itu, hingga datang pagi yang memberikan kita obor penyalaan pada secuil impian serta harapan untuk selalu bersama.”

Akan tetapi perpisahan itu tidak mungkin dapat dihindari, sebab semakin kita merasa takut akan hal tersebut, maka yang ada hidup ini terasa dikengkang oleh kenyataan. Percayalah, cinta yang tulus tidak akan pernah mampu ditelan oleh sang waktu……

(Langga Gustanto)

 

Tak ada lagi cinta, setia dan kenangan manis yang tersisa di antara kita. Sebab kenyataan ini telah sedemikian hebat mengurai benang takdirku–agar berpisah denganmu.

Semoga kau bahagia dan aku pun bahagia, meski kita tidak lagi bersama!!