Mengingatmu


Menulis adalah sebuah kesempatan hebat dan luarbiasa. Menulis membuat saya mengerti, merenung, dan berpikir akan arti dari memberi dan berbagi inspirasi. Menulis bukan semata-mata berpaut kepada materi, sisi lain yang lebih penting adalah keterbukaan diri dan rendah hati.

Menulis mengantarkan kepribadian saya menuju penciptaan yang sebenarnya. Saya tak tahu, sudah berapa banyak kata, kalimat yang sudah tertuang, atau berapa banyak karya yang sudah tercipta, bahkan saya bertekad untuk terus menulis sampai ajal menjemput. Dan saya yakin, bahwa sebenarnya seorang penulis itu tidak akan pernah mati–sebab jiwa yang ada pada diri mereka akan tetap hidup. Tentu saja, hidup di hati para pembaca buku-buku maupun karyanya.

(Langga Gustanto)