Perihku yang Berlanjut


Aku tak ingin memejamkan mata
Biar saja air mata terus mengakar dibaliknya
Biar saja tangis menggenggam seluruh nafas
Biarkan saja!
Tau apa mereka?
Yang tak sama berusia
Mencoba memulihkan keadaan dengan senyuman
DIkira, begitu saja luluh tanpa aling-aling
Sebab lama masih saja belum terurai
Apalagi yang baru datang dengan kepongkahan
Jangankan terhiraukan,
Aku sama sekali tak ingin memperhatikan
Biar saja airmata terus mengupas
Biar saja tangis menumpaskan kerinduan
Biarkan saja!
Air mataku masih cukup
Air mataku takkan kering dengan perih
Hanya luka ini yang belum tersembuhkan
Terus perih…