Karena Itu, Aku…


Malam ini aku membayangkan keindahan yang pernah terjadi
Mencoba merasaka di tengah-tengah perih yang menjadi
Terus tersenyum, mengusahakan agar semua baik-baik saja
Agar dikira, tak ada apa-apa….

Tapi siapa sangka?
Tidak semua yang terjadi itu mengikuti lawan hati
Tidak semua yang mengagumkan itu masih sunyi
Dan tidak semua yang tersayat itu perih
Sesakit ini, luka yang tergambar masih saja panas di dalamnya
Sayatan ini, masih tergambar jelas menentukan penyesalan
Bekasnya masih gamblang, masih bisa berdarah sekali sentuhan
Karatnya sudah meruntuh, langsung hancur sekali goresan

Karena itu hatiku,
Karena itu diriku,
Karena itu aku,
Karena semua itu maka seperti inilah aku.

Dan kenapa aku yang selalu dalam temaram kesedihan?
Sedang masih banyak di sana yang membuat perbedaan
Entah perbedaan yang seperti apa dan bagaimana
Aku tak sanggup menjelaskan sedetail dan semudah itu
Karena yang kurasa sangatlah rumit tak segamblang luka
Karena yang terjadi sangatlah menggenangkan airmata
Karena yang satu ini, terus saja mencela, mencerca, menghina
Karena semui ini, membutakan raga yang menahan amarah…