Cinta memang begini


Cinta memang begini, selalu mengizinkan pertemuan dan kadang begitu cepat memisahkan. Dan sejak itu–perjumpaanku denganmu, yang kusebut itu cinta, yang sering melahirkan kegelisahan pada ruang hati, ternyata tak mampu bertahan hingga ufuk kebahagiaan. Kau menyerah hanya karena terlalu takut dengan kehidupan di masa yang akan datang. Bukankah cinta yang pernah mengajarkan kita untuk terus berjuang, cinta pula yang membisikkan yel-yel pengorbanan. Kau begitu rapuh, hingga aku tak tahu apa yang harus kuperbuat untuk mengembalikanmu ke dalam lingkaran cinta ini.

*Catatan dipagi hari

Iklan