*Penghujung malam yang sepi


Kali ini pada penghujung malam–aku kembali mengeja barisan sepi dengan mata telanjang dan lidah kelu. Segala kenangan berhamburan persis seperti istana pasir putih di pantai yang tercecer setelah tersapu derasnya ombak. Aku kembali merasakan kekosongan yang amat begitu dalam. Tuhan, jangan paksa aku untuk bersedih, sebab kegembiraan bertemu seorang pendamping hidup yang sebenar-benarnya di sana belum juga ada……

*Penghujung malam yang sepi