*Menunggu datang senja..


Kesedihan paling agung adalah ketika kau dan aku tak lagi bisa berjabat tangan dan melepas semua kerinduan yang bersarang di dalam dada ini–di sepanjang lorong ingatan di masa lampau, di bukit-bukit tua, atau disetiap ruang waktu yang kosong. Aku dan kamu sejatinya tak pernah bisa berharap, sebab perputaran waktu ini hanyalah melahirkan kecemasan. Kita memang sanggup mencapai puncak kebahagiaan seperti yang kita inginkan, hanya saja kita bukanlah pemilik kebahagiaan itu dan hanya diizinkan untuk menjamahnya sesaat.

Iklan