Dear some one….


Sayang, percayalah bahwa cinta ini adalah rasa yang paling agung kita miliki. Sekali lagi, tak ada hal lain sehebat yang kita miliki saat ini. Aku mengerti, keragu-raguan yang bersarang di benakmu adalah tentang perputaran waktu dan jarak, atau tentang banyaknya perbedaan di antara kita. Ingatkah saat aku mengenalmu dengan perjamuan senyum paling indah? Kau menghiasi hari-hariku dengan segurat senyum paling memukau. Bukankah kau juga yakin–bahwasanya aku laki-laki yang mampu memberikanmu kebahagiaan? Lantas mengapa ada paras murung di wajahmu? Sayang, cinta ini telah benar adanya, kita hanya tinggal menjaga dan merawatnya, seperti sang musim yang menjadikan mawar terlihat mekar. Percayalah, aku dan kerinduan ini menunggumu di penghujung bahagia yang telah kita ukir bersama…

Cikarang, 13 Agustus 2013…