23 Desember 2012


Suatu saat nanti aku yakin, Tuhan akan menjelaskan apa yang pernah sama-sama kita rasakan, namun tak bisa kita miliki saat ini. Saat hasrat rinduku semakin bebal tak menentu, aku hanya bisa berharap, kau mendengar setiap isarat yang kukirimkan pada kesunyian malam, pada bulan dan bintang yang berada sejajar di peredarannya. 

(Langga Gustanto, 23 Desember 2012)