‘DUHAI KEKASIH PELIPUR LARA’


Ini adalah cinta  rasa yang bergejolak di dada sumber kehidupan nun bahagia harapan setiap manusia Kutambatkan hatiku padamu, duhai kekasih lautan debu menerka semu dan sendu sebab sebagian rinduku lahir dengan pilu Lidahku kelu, menghidangkan berbagai ragu pada secawan kalbu yang tak menentu Duhai kekasih pelipur lara, peluk diriku dalam nestapa, airmata bahagia di penghujung […]

30 November 2012


Tidak ada lagi pengharapan yang kulihat di batas langit merah itu, sekali lagi tidak! Sebab tubuhku masih menikmati sisa lelah. Aku mencoba bersandar di tembok mimpi serapah, namun keresahan itu semakin nyata. Ingatkah kau? Lima tahun silam, saat kelopak bunga tiba-tiba bermekaran di pelataran bumi yang kupijak? Ya, tentu itu karena kau pernah memasuki ruang […]

“SEBUAH SURAT DARI PEJUANG HAMAS (GAZA) UNTUK INDONESIA’


Dari Abdullah Al Ghaza Gaza City-Jalur Gaza melalui surat elektronik (Email) dan surat ini diterbitkan oleh Buletin Islami.. “Untuk saudaraku di Indonesia, mengapa saya harus memilih dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia. Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki adalah karena negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di […]

09 Desember 2012


Kekasihku telah pergi dan lebih parahnya lagi, aku membuatnya menyerah nun pongah. Sebenarnya aku tidak bermaksud untuk menyakitinya, tetapi tidak ada lagi kebahagiaan di depan sana yang dapat kupersembahkan, tidak ada lagi keajaiban akan kesembuhan penyakit yang hinggap dan menggerogoti tubuhku. Kadang bibir ini tersenyum namun terpaksa, hanya untuk mengobati setiap kerapuhanku dan angan-angan yang […]

09 Desember 2012


Dan aku bukanlah sosok laki-laki terbaik untukmu. Aku sering lelah, ingin berhenti, bahkan nyaris menyerah. Mulai hari ini, bahkan saat kau mulai kehilangan setengah keyakinan tentang cinta. Kumohon maafkan ketidakpahamanku, dan lepaskan semua kebencianmu pada sikapku. Sudah berapa lama kau menghilang dari sergapan rinduku, bahkan berulangkali kusebut namamu di batas alam mimpi, tetapi bagiku sulit, […]

11 Desember 2012


Melupakanmu memang hal yang begitu sulit dan mustahil kulakukan. Sejak itu, kecemasan dan rasa gelisahku mulai mencuat, ia semakin berlari di puncak pikiranku. Sungguh, bukan perkara mudah untuk melupakanmu dalam sekejap mata. Bahkan dia, mereka, atau siapa pun yang menentang hubungan kita tak pernah mampu meraba, melihat, bahkan empati terhadap kedalaman cinta yang kita bangun […]

Kabar Rinduku


Hari ini, saat saraf lidahku membeku, mulutku terkunci, atau saat mataku tampak sayup dan semakin lebam karena airmata yang menetes–membasahi lesung pipi merahku. Saat itulah aku sadar, bahwa kau memang sudah benar-benar pergi dari kejaran rinduku. Bagiku seperti gerimis hujan, kedatangannya tidak terlalu deras, sebab hanya ada air kecil berkejaran–ia terus berlari menembus setiap rindangnya […]

#Saat rintik hujan berjatuhan


Bulan Desember merupakan momen di mana segala kenangan itu terkumpul pada satu titik ingatanku. Saat rintik hujan berjatuhan, saat itulah ia mencoba mengembalikan memori kehangatanku bersamamu. Keputus-asaanku nyaris memadamkan kobaran api rinduku. Sebab Kau telah jauh berada pada garis lingkaran cinta kita, dan mungkin saja, kini kau telah menemukan rasa bahagia yang kau cari dengan yang […]

23 Desember 2012


Suatu saat nanti aku yakin, Tuhan akan menjelaskan apa yang pernah sama-sama kita rasakan, namun tak bisa kita miliki saat ini. Saat hasrat rinduku semakin bebal tak menentu, aku hanya bisa berharap, kau mendengar setiap isarat yang kukirimkan pada kesunyian malam, pada bulan dan bintang yang berada sejajar di peredarannya.  (Langga Gustanto, 23 Desember 2012)

Dear: Ayahku yang luarbiasa


Ayah, semusim telah berlalu, namun kebimbangan hati ini seolah masih saja memotong keceriaan kita, di lorong-lorong sepi dan kosong, disepeninggalan jejak kita yang telah lama berpendar, bagai lampu pijar taman kota yang segera padam saat fajar datang menjelang. Kutahu, kini senyummu mengering di sana. Tapi Ayah, izinkan kubahagiakan dirimu, menyapu setiap tetes pilu airmata bercampur darah […]