Di Pizza Hut China Tidak Ada Menu Salad Karena ‘Kreativitas’ Konsumen


(c) dailymail.co.uk

Vemale.com – Lagi-lagi China memperlihatkan fakta unik dari para masyarakatnya. Kali ini berhubungan dengan sebuah restoran pizza terkenal di seluruh dunia, Pizza Hut. Ada yang berbeda dengan pelanggan dan cabang restoran tersebut di perusahaan ini.

Beberapa tahun lalu Pizza Hut cabang China memutuskan kebijakan untuk menarik produk salad mereka di sana. Dengan demikian, tidak ada lagi salad bar sebagaimana yang kita temui di Indonesia. Hal ini rupanya disinyalir ada hubungannya dengan ‘kreativitas’ pengunjungnya.

 

(c) kotaku(c) kotaku

 

Para pelanggan Pizza Hut di China memiliki aturan satu kali jalan untuk mengambil sepiring salad. Tak hanya itu, karena hanya mengambil sepiring, mereka tak mau rugi dan mengembangkan ‘kreativitas’ mereka dengan membuat sebuah menara salad.

Dengan aturan satu kali jalan untuk mengambil salad, para pelanggan membuat kreasi salad yang menggunung. Secara estetika, kreativitas makanan ini boleh dibilang indah, namun juga boleh dibilang merugikan pihak Pizza Hut yang harus menyuplai buah dan bahan salad lainnya.

 

(c) dailymail.co.uk(c) dailymail.co.uk

 

Tren membuat salad yang menggunung ini dinamai ‘salad stacking’. Banyak pelanggan yang melakukan salad stacking ini dengan bangga mengabadikan karya mereka seperti berikut ini.

Ketika Pizza Hut memutuskan untuk menarik produk salad barnya, diyakini hal tersebut adalah karena tren salad stacking ini. Namun kabarnya tidak semua cabang Pizza Hut di China kehilangan salad bar mereka. Semenjak kebijakan ini ditetapkan, tren salad stacking kabarnya tak lagi hip di kalangan pelanggan.