Menjadi Perokok Pasif Tidak Kalah Berbahaya Lho!


courtesy shutterstock

Vemale.com – Kita sudah sering mendengar bahayanya bila menjadi perokok aktif. Berbagai akibat yang ditimbulkan mulai dari penyakit paru-paru hingga kemandulan juga sudah menjadi ancaman yang jelas. Namun tetap saja banyak orang yang tidak mau berhenti dan meneruskan kenikmatan semu itu. Tidak hanya perokok aktif, perokok pasif yang notabene menghisap asap rokok atau tinggal dengan bekas pembakaran rokok di asbak dalam waktu yang lama juga berpotensi terkena penyakit yang tidak kalah berbahaya. Menyedihkannya lagi, perokok pasif lebih berpotensi terkena penyakit akibat rokok lebih cepat daripada perokok aktif.

Bila Anda memiliki anggota keluarga atau tinggal dengan orang yang menjadi perokok aktif maka Anda akan familiar dengan asap dan residu rokok. Asap dan residu rokok bisa menempel di dinding, karpet, baju serta barang-barang lain dan akan mengendap dalam jangka waktu yang lama. Sebagaimana dilansir dari Mother Nature Network, residu rokok yang bereaksi dengan asam nitrat bisa menciptakan 11 karsinogen (penyebab kanker) yang berbahaya, termasuk di antaranya arsenik, karbon monoksida, dan hidrogen sianida.

Tidak hanya itu saja, membersihkan residu rokok membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.Lalu bagaimanakah meminimalisir efek buruk ini? berikut beberapa tips yang bisa Anda praktikan untuk menghindarkan diri dari efek buruk asap dan residu rokok:

1. Bersihkan dinding dengan air panas yang sudah dicampur dengan detergen.

2. Mengecat ulang dinding dan lapisi sebanyak 3 kali.

3. Cuci karpet rumah secara berkala dan bersihkan dengan cairan yang mengandung pembunuh kuman dan zat-zat berbahaya.

4. Mengelap semua benda di rumah, sebab residu rokok tidak hanya terletak di dinding dan lantai saja.

Alangkah lebih baik bila keluarga atau teman satu rumah berhenti merokok agar Anda tidak perlu repot-repot melakukan hal-hal di atas ladies. Ayo ingatkan mereka akan bahaya rokok yang bisa menimpa perokok pasif dan penyakit-penyakit kronis yang mengancam di depan mata.

Iklan