Ini Akibat Kalau Cinta Terlalu Banyak Teori


(c) shutterstock.com

Vemale.com – Yang muda yang bercinta. Banyak muda-mudi jaman sekarang yang memiliki definisi sendiri tentang cinta dalam hidup mereka. Anda juga?

Sayangnya, banyak juga orang yang kebanyakan teori dalam bercinta. Akibatnya, mereka mengalami problem sosial dan diri sendiri yang terselubung. Mau tahu apa? Cek di sini.

Terlalu Pemilih

Ketika cinta terbatas teori, maka Anda tak akan bisa melihat ketulusan dari sebuah cinta. Akibatnya, Anda akan mematok kriteria yang nyaris sempurna bagi orang lain untuk menjadi pasangan Anda.

Sulit Menikah

Karena terlalu pemilih, Anda sulit menikah. Namun masalahnya tak hanya itu. Melainkan pandangan Anda tentang kehidupan pernikahan.

Well, menikah itu bukan rancangan satu orang, tapi dua. Jadi, jangan terpatok pada pikiran Anda sendiri dan menjudge tentang pernikahan sebelum Anda benar-benar menjalaninya.

Wanita Begini, Pria Begitu

Tak ada yang sempurna di dunia ini. Baik pria maupun wanita memiliki kebiasaan baik dan buruknya sendiri.

Kadang teori membuat Anda berpikir tertentu tentang gender lain. Pria itu cenderung begini dan wanita begitu. Well, ujung-ujungnya Anda tetap akan saling berpartner dalam cinta bukan? Jadi masalahnya bukan gender, melainkan sifat.

Anda Tak Paham Cinta Sebenarnya

Cinta itu terlalu luar biasa untuk dituangkan menjadi kata-kata. Biarkan hal itu menjadi tanggung jawab rasa dan kepekaan Anda. Tidak ada teori yang benar-benar tepat menggambarkan cinta bagi semua orang. Anda harus merasakannya sendiri.

Kata orang, cinta itu tak ada logika. Dalam beberapa hal, cinta bisa dimengerti kehadirannya di dunia. Namun suatu ketika, dia bicara pada Anda dengan caranya sendiri yang tak Anda mengerti.

Tak perlu banyak teori dalam bercinta, Ladies. Cinta itu seperti air putih, semakin sederhana, semakin menyehatkan.