Sinopsis Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu


Cinta Putih Abu-abu

Sinopsis

Berbicara cinta adalah berbicara hati.Cinta akan mengalir sesuai dengan kehendaknya tanpa satu orang pun tahu kepada siapa cinta itu akan berlabuh. Hingga cinta kemudian benar-benar menemukan belahan jiwanya…

Tidak selamanya berwajah mirip artis membawa keberuntungan. Valenia Mareta yang berwajah mirip artis tetap mengalami dibully seniornya saat MOS, tetap mengalami patah hati saat senior idamannya ternyata telah memiliki kekasih, mengalami juga dijiplak semua gayanya oleh seorang cewek yang menganggapnya sebagai saingan.

Menjadi cewek populer di sekolah harus bermental tangguh. Ini juga yang dirasakan Valenia saat ia menang lomba mirip artis, tetapi malah diledek sebagai seleb KW1. Hingga kemudian Valenia bertemu Revan, seorang vokalis band yang menyamar jadi pengamen. Valenia terpesona Revan yang telah memikatnya dengan lagu yang diciptakan khusus untuknya. Hingga ia tak menyadari perhatian Ernest, cowok hobi fotografi yang memendam cinta padanya dan telah tiga kali menyelamatkannya.

Waktu yang kemudian menjawab, siapa cowok yang pantas dipilih Valenia. Apakah Revan, vokalis band ngetop yang berkali-kali datang mengusik hatinya kemudian pergi tanpa kabar atau Ernest cowok berjiwa superhero yang selalu ada setiap kali ia butuhkan?
Saat Valenia sadar siapa cowok yang akan dipilihnya, cowok itu malah memberinya hadiah perpisahan karena harus pindah ke kota lain. Valenia tak punya banyak waktu, ia harus segera mengakui perasaannya. Sebelum terlambat, sebelum ia kehilangan cinta.


“Elo kenapa senyum-senyum sendiri begitu, Val?”
“Gue berasa déjà vu, Nes,”
“Déjà vu?”
Valenia mengangguk.
“Gue baru sadar gue udah tiga kali pingsan dan setiap gue bangun dari pingsan, yang ada di samping gue adalah elo, Nes. Bukan mama gue, bukan papa gue, bahkan bukan Aneta yang mengaku sahabat terbaik gue. Tapi elo, Nes. Aneh ya?”
Ernest tersenyum


“Wah, kamu benar-benar cowok perfek, Van. Pantas saja fans kamu juga makin banyak ya…Cantik-cantik lagi,” kata Valenia lagi.
Revan tertawa.
“Kamu cemburu, Val?” tanyanya iseng.
“Cemburu? Kenapa aku harus cemburu? Kita kan enggak punya hubungan apa-apa. Aku enggak berhak cemburu, kan?” jawab Valenia, tak mau kalah menghadapi keisengan Revan.
“Jadi…maksudmu, kamu pengen kita punya hubungan apa-apa?” goda Revan.
“Aku enggak bermaksud begitu,” jawab Valenia.
Terdengar Revan tertawa kecil.

Ernest dan Revan. Siapakah yang akan dipilih Valenia?