Dimana Labuhan Cinta Ini


Maafkan aku yang selalu dalam Tanya

Apakah engkau berada dalam kebenaran cinta

Ataukah hanya bibir yang bermanis kata

Maafkan aku yang selalu menatap curiga

Bernarkah bungaku yang bersemi disana

Di jambangan cinta dalam hati sang pujangga

Memaksakan keinginan dengan semua kehendakku

Aku hanya dalam ketakutan emosiku

Yang menambag rasa takutku

Rasa takut karena kembali kehilangan cintaku

Kehilangan kekecewaan dan sebuah pengkhianatan

Maafkan aku yang selalu meragu

Meski dengan keyakinanmu untuk setiamu

Aku tau engkau kan pergi dariku

Dengan meninggalkan luka karena pengkhianatanmu

Tapi…

Sungguh aku masih belim mampu

Jika membayang cintaku akan kembali berlalu

Hilang tertelan malam

Hanyut terbawa angin

Dan lekang oleh waktu yang bergulir

 

Sesungguhnya, dimana labuhan cinta ini?