Aku Jatuh Cinta


Mata itu, biru…

Memberiku satu tatapan begitu sendu

Menjadikan senyumku tersabut mengaku

Tatapan itu, sayu…

Membuatku kaku dalam ringkuh

Hanya bersandar diam aku terus tersipu

Bukan salah atau kadang memang benar

Hanya saja aku tak berani menyewa

Karena dengan sebatas do’a,

Ya! Do’a itu menggema lewat tiupan asa

Tak pernah sadar akannya

Aku jatuh cinta…

Tanpa ku terka, aku memapah tubuhku keluar

Menuju telapak cinta yang berdiri di singgasana

Menuai senyum, menggelakkan tawa ria

Ah, mata dan tatapan biru itu..

Kalut yang terpatri dalam jiwa karenanya

Tak khayal, aku diam seribu kata

Kapan aku mampu menepis rasaku?

Hanya terdiam dalam catatan muram

Dan segalanya akan terhapus oleh usia

Nanti maupun hari ini, aku berbagi

Tak peduli apa yang menjauh dan pergi

Tapi aku hanya ingin memberi satu alasan pasti

Dan ketahuilah, bahwa aku benar-benar mencintai…