MM


Perumpamaan Sebuah Akar

Perihal permohonan sama seperti sebuah akar. Ada dua tanaman yang ditanam di lahan yang sama. Tanaman pertama disirami setiap hari. Pagi, siang dan sore. Sedangkan tanaman kedua disirami dua hari sekali.

Ketika tanaman cukup dewasa, tibalah waktu untuk menguji kekuatan akar.
Ketika tanaman kedua dicabut, akan terasa sulit daripada tanaman pertama.
Tanaman pertama yang dimanja mudah dengan air, akarnya tidak berusaha mencari jauh ke tanah yang lebih dalam.
Tanaman kedua mau tidak mau, akarnya mencari sumber air hingga masuk ke dalam tanah bagian dalam.

Cara Tuhan mendidik kita tak jauh berbeda.

Jika Tuhan memanjakan kita dengan mengabulkan semua do’a yang kita minta dan tidak pernah mengijinkan penderitaan masalah hidup, akan membuat kita jadi orang yang lemah ! Akar kita tidak kuat. Dan ketika persoalan muncul, dengan
mudahnya kehidupan kita menjadi tumbang.

( Siapa yang bertelinga hendaknya ia mendengar )

Iklan