Ikan Cod, Obat Penyakit Multiple Sclerosis


Para peneliti di Skotlandia telah menemukan obat penyakit kekebalan tubuh pada manusia. Vaksin tersebut ditemukan dalam tubuh ikan Cod. Para peneliti berharap temuan ini dapat menghasilkan vaksin yang lebih baik untuk budidaya ikan Cod – melindungi stok ikan menurun – dan bahkan dapat membuka jalan baru penelitian medis untuk penyakit manusia.

“Patogen adalah tantangan utama untuk budidaya ikan dan vaksinasi adalah pendekatan utama untuk melindungi dari penyakit,” kata Christopher Secombe, kepala Pusat Penelitian Imunologi Ikan Skotlandia, seperti dikutip dari Guardian, 11 Agustus 2011. “Penelitian baru akan membantu mereka untuk melakukan penelitian vaksin secara lebih efektif,” ucapnya.

Tim peneliti menemukan bahwa Cod Atlantik tidak memiliki set gen terkait kekebalan yang disebut Major Histocompatibility Complex (MHC) kelas II yang ditemukan pada hewan hampir semua hewan bertulangpunggung. MHC atau kompleks histokompatibilitas utama adalah wilayah genomik besar atau keluarga gen yang ditemukan dalam kebanyakan vertebrata yang mengkode molekul MHC. Molekul MHC memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh dan autoimunitas.

Dalam spesies lain, gen ini berkontribusi terhadap kemampuan sistem kekebalan untuk mengenali bakteri dan parasit yang menyerang. “Kami tidak dapat menemukan MHC kelas II dan juga dua gen lain yang penting untuk perlindungan terhadap bakteri patogen dan parasit lain yang datang dari luar,” kata Profesor Kjetill Jakobsen dari Universitas Oslo di Norwegia, yang memimpin penelitian.

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Nature ini membuka kemungkinan baru untuk pengobatan penyakit manusia.

“Hal ini memiliki beberapa implikasi untuk penelitian medis. Saya telah berbicara di rumah sakit utama di Oslo dan ada ratusan dokter yang berdiskusi dengan saya seputar Cod,” kata Jakobsen. “Mungkin kita bisa mengatur sistem kekebalan tubuh manusia yang berbeda dan mungkin Cod dapat mengobati penyakit tertentu, misalnya multiple sclerosis,” ucapnya.

Sebagai informasi, Cod Atlantik telah berevolusi untuk bertahan hidup tanpa satu set gen. Menurut para ilmuwan, hal tersebut sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh. Selain itu, Cod adalah salah satu dari lima spesies ikan yang paling umum dikonsumsi di Inggris. Konsumen Inggris menghabiskan lebih dari 313,3 juta poundsterling atau sekitar Rp4,3 triliun untuk membeli ikan Cod pada tahun 2010 lalu.

Ilmuwan berharap, temuan tersebut juga memungkinkan pengembangan vaksin yang lebih baik untuk budidaya Cod Atlantic.

• VIVAnews